7 Tahap Membangun Rumah Baru

Oleh: RII Team - Jun• 17•11

1. Tetapkan Budget

Sebelum Anda mulai membangun rumah, tetapkanlah berapa biaya yang sanggup Anda keluarkan. Budget Anda akan menentukan seberapa luas rumah yang bisa Anda bangun. Kontraktor dan arsitek rumah biasanya membebankan biaya konstruksi atas dasar luas lantai dan kompleksitas pengerjaannya.

2. Tentukan spesifikasi rumah yang Anda inginkan

Anda perlu menentukan gaya arsitektur, ukuran, jumlah dan jenis kamar atau ruangan, layout lantai, dan lain-lain mengenai rumah yang Anda inginkan. Tuliskan spesifikasi tersebut di atas kertas agar bisa didiskusikan dengan seluruh anggota keluarga yang berkepentingan.

3. Buat gambar rencana bangunan

Carilah arsitek yang dapat membantu Anda mewujudkan spesifikasi rumah ke dalam gambar rencana bangunan dan  rinciannya yang merinci desain dan material yang digunakan di setiap ruangan. Anda akan memerlukan gambar rencana bangunan untuk mendapatkan perizinan (IMB) dan menawarkan pekerjaan ke kontraktor yang akan mengerjakannya.

4. Dapatkan perizinan bangunan (IMB)

Anda perlu mendapatkan izin mendirikan bangunan (IMB) dari pemerintah daerah sebelum melakukan pembangunan rumah. Proses perizinan tersebut dapat Anda lakukan sendiri atau dengan bantuan kontraktor.

5. Tunjuk kontraktor

Anda bisa menunjuk sendiri kontraktor yang akan mengerjakan rumah Anda atau melalui arsitek Anda. Dalam memilih kontraktor, pilihlah yang sudah memiliki reputasi mengerjakan proyek-proyek bangunan sekelas rumah Anda. Menyelidiki dan menanyakan reputasi kontraktor sangat bermanfaat mencegah kekecewaan Anda di kemudian hari.  Penting untuk disadari bahwa tidak semua kontraktor yang mengajukan harga terendah akan membuat Anda berhemat, dan tidak semua yang menawarkan harga tinggi memberikan kualitas pekerjaan yang baik.

Bila penawaran harga borongan dari kontraktor melebihi anggaran Anda, diskusikan dengan kontraktor untuk memberikan saran pengurangan biaya. Mintalah kontraktor untuk mengajukan penawaran baru dengan biaya yang lebih rendah.

6. Kelola Proyek

Pembangunan rumah Anda dimulai dengan penggalian, pemasangan pondasi, pembuatan struktur, pemasangan atap, instalasi pipa dan listrik, dan seterusnya. Periksa kembali gambar rencana Anda dan diskusikan dengan kontraktor. Hal ini memastikan harapan-harapan Anda dipahami sepenuhnya oleh kontraktor. Lakukanlah inspeksi  pada setiap tahap penyelesaian proyek. Periksa progres dan kualitas pekerjaan sebelum Anda melakukan pembayaran termin.

7.  Lakukan serah terima rumah

Akhirnya, rumah Anda selesai dibangun!  Pastikan bahwa semua pekerjaan telah dilakukan sesuai spesifikasi sebelum Anda memberikan pembayaran termin terakhir kepada kontraktor. Lakukan inspeksi akhir bersama-sama dengan kontraktor dan sepakati hal-hal yang masih harus ditindaklanjuti. Ingatlah bahwa Anda masih memegang kendali karena 5% dari nilai kontrak masih Anda tahan sebagai jaminan pemeliharaan. Bila ada pekerjaan yang tidak beres setelah serah terima, Anda masih bisa meminta kontraktor untuk memperbaikinya.

 

Anda bisa mengikuti komentar utk artikel ini lewat RSS 2.0 feed. Anda bisa mengirim komentar, atau trackback dari situs Anda.

Leave a Reply

WordPress SEO fine-tune by Meta SEO Pack from Poradnik Webmastera